MEMORY PENEGASAN TENTANG PENTINGNYA PERSATUAN INDONESIA DITENGAH GLOBALISASI

PENTINGNYA PERSATUAN INDONESIA DITENGAH GLOBALISASI
Jakarta.jakartaberisiknews.my.id|| Tepat, 16 Agustus 2026 pagi hari pasca penyerahan RAPBN 2027 dan Nota Keuangan Negara, pada 14 Agustus lalu juga pada rentang waktu yang sama menuju pada hari Kemerdekaan Republik Indonesia 17 Agustus 2026
Bahwa Bangsa Indonesia dengan Usianya yang ke – 81 tahun tersebut begitu sang penggerak Bangsa Bung Bowo saya menyebutnya menyatakan ketegasannya dalam melihat Indonesia Raya dengan capaian yang baik dan perkembangan naiknya 6% pertumbuhan ekonomi kita, pada hari Sabtu pagi kita dikabarkan dengan cobaan bangsa Indonesia dimana Flores dan timur sekitarnya diguncang dengan Gempah Magnitudo 7, 7 SH keadaan ini yang memporak-porandakan kampung halaman hingga ke Selayar Sulawesi Selatan
Maka perlu disadari bahwa smua Allah’ sedang menguji bangsa ini.
Muhammad Darmin Ali memberikan statement yang sangat mendasar bahwa Hari dalam HUT RI ke 81 ini kita merangkul bersama dan saling merasakan apa yang telah terjadi di timur Indonesia tersebut
Apa yang disampaikan oleh Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka serta Menteri Sekretariat Negara Prasetyo Hadi patut menjadi apresiasi bersama.
Sekarang kita bersama seluruh stakeholder bangsa Indonesia untuk melihat musibah alam yang mengakibatkan jatuhnya korban jiwa dan materil cukup besar tersebut menjadi ujian negeri ini,
Untuk itu kesamaan atas dasar kemanusiaan dan keadilan sosial harus menjadi pupuk yang sangat mendasar dalam perikehidupan berbangsa dan bernegara kita saat ini hingga negeri ini tutup usia.
Lebih lanjut apa yang telah disampaikan bung Prasetyo Hadi bahwa ” seluruh komponen bangsa dan stakeholder” sudah disiapkan dan dipastikan untuk melakukan evakuasi dan pemulihan pasca musibah GempanMagnitudo tersebut menjadi bagian Semangat Kebangsaan kita dihari kemerdekaan saat ini.
Kado ini adalah bagian Istiqomah bangsa Indonesia dalam mencapai tujuan luhur yang abadi sebagaimana amanat Undang – Undang Dasar Negara Republik Indonesia.
Dalam hal yang sama, penegasan bung Karno sebagai founding father telah mengingatkan kita mesti kuat dan harus berdikari dengan kekayaan dan kekuatan kita sendiri.
Untuk itu, mengisi semangat perikehidupan berbangsa dan bernegara kita bung Karno telah menetapkan nama PETANI sebagai Pertahanan Negara Indonesia mesti tetap dijaga sebagaimana nafas dan semangat yang telah tumbuh dan berkembang dimasa pemerintahan presiden RI ke – 8 ini bung Bowo.
Semoga apa yang melanda negeri ini dihari kemerdekaan kita saat ini menjadi bagian energi terbaik dan bagian kado ujian terindah dari Tuhan Yang Maha Esa – ALLAH SWT menjadikan kita lebih unggul dan sejahtera dimasa yang akan datang – Dirgahayu Republik Indonesia 17 Agustus 2026 ke-81, Indonesia Kuat dan Berdaulat.-